0

Tips dan Trik Milih Ojek

Di kota mana pun sekarang ojek bukan barang asing. Selalu menjadi alternatif angkutan jika pemerintah daerah tidak sadar pentingnya angkutan umum untuk masyarakat. Sejak mengais rejeki di ibukota, ojek sudah bagian dari alternatif angkutan saya. Bahkan pernah saya harus menyuruh berhenti sopir kantor dan berganti ojek karena macet yang hanya bisa dijelajahi oleh motor.

Dengan dasar pengalaman saya ini, saya ingin membagikan sedikit tips dan trik  cara memilih ojek yang baik (bukan yang cakep yah). Berikut silahkan di simak

1. Pilih Tukang Ojek yang Setengah Baya

Tukang ojek yang berumur memang lebih hati-hati, tetapi saking hati-hatinya kita siap-siap saja diserempet. Belum lagi kalau sudah sedikit tremor, bisa bisa kita susah membedakan itu getaran dari hp atau karena cara dia mengendarai motor. Hindari tukang ojek yang masih muda, cenderung ABG. Kenapa? Karena jiwa mudanya yang tidak sabaran, selalu ingin cepat dan kadang tidak memperhatikan lalu lintas disekeliling. Sangat membahayakan, belum lagi jika rem tiba-tiba menjadi hobi nya saya jadinya harus menekan tangan saya ke punggung untuk menghindari bagian tubuh lain saya tersentuh

2. Perhatikan Motornya

Kadang kita cuma bertransaksi dengan tukang ojek saja tanpa memperhatikan motornya. Kalau sekarang saya memilih motor yang matik yang tidak tersendat-sendat jika dikendarai. Lagipula jarang motor matik yang posisi sadelnya nungging. Ini sangat membahayakan bagi kita para wanita. Tips ini juga berlaku bagi pria yang tidak suka bersentuhan dengan pria lain. #nngg

3. Letakkan Pembatas

Sebagai perempuan kita harus melindungi milik kita yang berharga, jangan sampai aus di punggung tukang ojek. Meletakkan tas di depan kita adalah tips yang paling manjur. Tetap ada penghalang sehingga tidak akan bersentuhan langsung jika di rem tiba-tiba. Sampai sekarang saya menggunakan tas yang besar, salah satu gunanya untuk pembatas itu, kalau dompet pasti gak pas.

4. Pegangan Erat

Selain sadel, pegangan juga penting diperhatikan saat memilih ojek. Biasanya ada motor yang tidak memiliki pegangan di bagian belakang/samping. Hal ini menyulitkan untuk berpegangan. Tidak mungkin kita tiba-tiba dengan santainya berpegang di pinggang pak ojek seperti yang kita lakukan dengan pacar bukan.

5. Tahu Jalur

Zaman sekarang kalau tidak tahu tempat tujuan itu agak aneh. Peta di gadget sudah sangat bisa dipercaya. Pastikan saat menawar kita kelihatan tahu arah yang dituju. Sedikit jutek gak apa-apa, ini mencegah si tukang ojek mencoba macam-macam, apalagi jika beberapa tips di atas tidak kita perhatikan. Bisa keasikan dianya dapat bonus dari bayaran ojek

6. Berdoa

Last but not least, jangan lupa bismillah. Berdoa semoga bisa selamat sampai tujuan. Dan doa agak dikencangkan jika pak ojek mulai ugal-ugalan. Kali aja dia tersentuh dengan doa kita.

Nah, demikian sedikit share tip dan trik cara memilih ojek. Semoga bermanfaat dan kalau mau ditambahkan silahkan, namanya juga berbagi ^_^

Oh iyah, sekedar info nama keren dari ojek itu motorcycle taxi yang pasti gak pakai argo 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *