0

Pilpres dan Pertemanan

Sepertinya kehidupan sosial kita makin dinamis ya. Seorang teman yang mengaku kehilangan respect dengan teman lainnya hanya karena pilihan presiden yang berbeda. Sungguh keras persaingannya.

Terus terang saja, saya sudah meng-unfollow beberapa teman di FB, bahkan ada yang saya (tidak sengaja) unfriend gara-gara belum tahu fasilitas unfollow hihi.. begitu pun di twitter. Tombol mute sepertinya akhirnya berguna juga

Seharusnya pilihan terhadap presiden ini mendewasakan kita. Kedewasaan yang saya maksud bukan hanya tentang memaklumi pilihan yang berbeda tetapi adalah kedewasaan jika kita juga bisa memilah-milah teman yang kita anggap sesuai dengan lingkaran pertemanan kita.

Saya sangat tidak nyaman dengan teman-teman yang menyebarkan informasi yang tidak diyakini sumbernya. Satu keyakinan yang dimiliki mungkin adalah “mempertebal iman” terhadap keyakinannya dengan memamerkan itu ke orang lain.

Helloo.. bukan hanya kamu yang menggunakan internet, bukan hanya kamu yang sibuk mencari-cari informasi tentang siapa-siapa yang layak dipilih. Semakin gencar penyebaran info yang menurut saya murahan, semakin saya menganggap teman saya tersebut saringannya rusak. Sudah pastilah saya tidak ingin terpengaruh.

Hal pilihan adalah hal pribadi. Sebar-sebar info tanpa meyakini sumbernya sama dengan menyebar fitnah. Apalagi selain media yang berpihak, tiba-tiba timbul sumber-sumber di internet yang gak tau milik siapa dan tujuannya apa, menjamur.

Saya tahu, mungkin ada juga yang tidak senang dengan cara saya menyatakan pilihan saya di media sosial meskipun tidak terang terangan. Tapi saya tidak peduli. Jika pun saya menjadi korban unfollow atau mute saya akan hargai tindakan tersebut seperti saya ingin orang-orang juga mengerti kenapa saya berbuat yang sama

Pilpres ini sungguh kejadian politik yang heboh, mempengaruhi semuanya. Belum lagi dua kubu yang masing-masing merasa mendapat suara rakyat yang terbanyak. Kita tunggu saja tanggal 22 Juli 2014 ini, pastilah ada yang menang dan kalah. Siapa pun itu semoga tidak mengorbankan rakyat atas nama rakyat

Dan, kita masih tetap bertemankan? tergantung…

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *