Kerja · Politik

Pak Jonan Jadi Menteri Lagi

Wah senangnya dapat kabar ini. Memang saya tidak ada hubungan langsung dengan pak Jonan tapi saya sudah merasakan hasil dari pekerjaannya selama beliau menjadi Kepala Kereta Api Indonesia dan sebagai Menteri Perhubungan.

Pak Jonan dikenal sebagai pribadi yang sungguh-sungguh dalam bekerja. Saya masih ingat berita yang disiarkan pada saat lebaran di tahun pertama dia sebagai Kepala Kereta Api Indonesia. Dia sampai ikut bolak-balik ikut dalam perjalanan Kereta Api karena ingin memastikan bahwa pelayanan yang baik benar-benar bisa dirasakan oleh penumpang.

Banyak yang menganggap dia lebay, tetapi apapun itu saya sudah bisa menikmati setiap perjalanan pulang-pergi kantor dengan menggunakan KRL commuter line, Bekasi – Jakarta Kota PP. Saya masih ingat waktu pertama naik kereta api ke Bogor, dengan tiket Rp. 1.000 kesan yang diperoleh adalah jorok, kumuh, padat dan tidak teratur. Yang paling mengerikan adalah bahaya yang tidak disadari oleh penumpang-penumpang yang bebas bertengger di atap kereta, padahal sangat rentan dengan aliran listrik.

Perubahan sistem yang dilakukan dalam perkereta apian di Indonesia meninggalkan jejak yang dikenang semua orang terutama pengguna kereta api. Sistem online dan pembayaran yang mudah, tidak ada lagi calo yang bebas berkeliaran. Sekarang siapa pun pimpinan PT. Kereta Api Indonesia dengan mudah bisa melanjutkan dan memberikan inovasi yang lebih baik.

Bukan itu saja, urusan kerjaan saya yang berkenaan dengan pak Jonan saat beliau menjadi Menteri Perhubungan juga ada. Beberapa perubahan yang dibuat dengan Peraturan Menteri misalnya mempersingkat proses pengurusan Izin Pelabuhan. Dari tiga tahap menjadi dua. Walaupun demikian persyaratan tetap ketat, tetapi sangat rasional. Misalnya perusahaan harus memiliki modal yang cukup untuk bisa mengajukan izin pelabuhan. Selama ini memang banyak dimanfaatkan oleh orang-orang untuk membuat izin bodong, dan yang akhirnya dipindahtangankan dengan harga mahal. Tidak benar-benar untuk kepentingan perusahaan itu sendiri.

Walaupun proses yang berbelit, tetapi beliau tetap memberikan perhatian dalam membantu percepatan proses izin tersebut. Tidak ada kepentingan lain atau sengaja untuk dipersulit.

Dengan kinerja yang seperti itu saya juga sempat heran kenapa sampai Presiden Jokowi mencopot jabatannya. Tetapi itu hak prerogatif presiden dengan pertimbangan-pertimbangan yang tidak kita ketahui.

Selama berhenti sebagai Menteri Perhubungan, berita tentang pak Jonan tidak tampak sedikit pun. Tiba-tiba hari ini beliau dilantik menjadi Menteri ESDM. Kementrian yang selama ini juga sangat erat dengan pekerjaan saya. Dan tetiba terbit harapan yang baik, semoga Pak Jonan bisa membuat kementrian ini menjadi lebih baik lagi. Wajarlah saya berharap demikian melihat kinerja yang sudah ditunjukkan oleh pak Jonan yang memang kerjanya hanya bekerja tanpa memikirkan kepentingan politik sama sekali. Semoga sukses Pak Jonan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *