Sehari hari

Go Pr* Go Trend

Saya terheran-heran, orang lain begitu mengagumi gambar seorang cewek yang sedang selfie di mall dengan menggunakan kamera go pr*, penasaran dalam hati dan bertanya apanya yang spesial?

Rasa penasaran ini yang akhirnya membuat saya “meminjam” punya boss. Mungkin pak boss beli karena ngikutin trend juga. “Pakai aja bu, daripada berdebu di rumah” hihihi.. saya benar kan.

Memang hebat marketing gimmick barang ini, di video youtube, lihat saja aksi aksi orang orang yang diakui keren, semuanya terekam dengan kamera kecil nan kokoh ini. Siapa sih yang tidak ingin jadi awesome people.

Bagaimana produsen ini  memelihara ketertarikan para penggunanya?  Mereka boleh mengirimkan foto-foto yang menarik untuk ditampilkan di official web nya yang sebagian besar adalah aksi-aksi outdoor yang cenderung ekstrim.

Aplikasi yang dapat langsung dihubungkan dengan smartphone juga sangat memudahkan. Mungkin ini pula yang membuat fungsinya sedikit bergeser. Menggunakan kamera ini untuk selfie di mall, menjadi sesuatu yang membuat orang mengucapkan “Wah!”

Saya senang jika bisa merasakan tanpa harus memiliki. Selain menghindari kemelekatan saya pun merasa tidak perlu membuang uang untuk sesuatu yang tidak benar-benar saya butuhkan. Dengan begitu saya bisa lebih yakin lagi bahwa hal-hal yang dikatakan orang bagus belum tentu cocok untuk saya.

Kamera kecil dengan harga yang tidak kecil ini memang tidak cocok untuk saya. Saya tidak memiliki kesukaan ekstrim, tidak bersepeda gunung, tidak menyelam dan yang pasti tidak akan melakukan bungee jumping. Jadi alasan apa yang harus saya gunakan untuk mengikuti trend ini?

Meskipun saya terkagum-kagum dengan lensa lebar di dalam casing yang kecil  dan warna yang dihasilkan. Plafon kamar saya bisa ditangkap keseluruhan jika saya berbaring dan warna yang dihasilkan memang terang benderang. Sangat penting sebagai media untuk menyimpan moment-moment yang sulit untuk dilakukan berulang-ulang.

Satu hal lagi yang menjadi alasan barang ini tidak bakal cocok dengan saya, adalah monitor yang kecil. Tulisan sudah pasti lebih kecil dan saya yang sudah mulai mengalami rabun dekat ini berat hihihi. Beruntung untuk type ini sudah memiliki layar touch screen yang juga kecil.

Tetapi memang cool, kamera ini memang untuk anak-anak muda yang berani menantang maut, kegiatan yang butuh nyali besar untuk diabadikan. Mungkin sama seperti nyali seorang cewek yang memakai kamera ini untuk berfoto selfie di mall

Cool lah ^^

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *