Uncategorized

Dukungan Blogger untuk PLN

 

Siapa yang tidak pernah berurusan dengan listrik? Keseharian kita sudah tidak bisa terlepas dengan bentuk energi ini. Apalagi di era teknologi sekarang, listrik sudah menjadi yang utama dalam pemenuhan kebutuhan kita sehari-hari.

PLN, satu-satunya perusahaan listrik negara, mungkin saja pernah memiliki kesan buruk. Menjadi satu satunya  dan sangat dibutuhkan kadang bisa tiba-tiba menjadi mahal dan sulit untuk diperoleh. Untuk mendapatkan meteran listrik sangatlah sulit. “Kita harus kenal orang PLN yang bisa bantu,” begitu kata teman sekantor bagian engineering tempat saya bekerja. Apa boleh buat, saya tidak punya pilihan lain. Membayar “duit pelicin” mau gak mau saya lakukan. Dan saya tidak pernah tahu apa teman saya benar-benar menyerahkan ke orang PLN yang katanya dimintai bantuan, atau malah bekerja sama, berbagi “kue” yang saya bagikan dengan alasan “yang penting terpasang dan listrik bisa nyala”.

Tetapi itu dulu, belasan tahun yang lalu. Sekarang saya sangat terkesan dengan perubahan yang terjadi. Perusahaan Listrik Negara ini secara terang-terangan mengkampanyekan PLN Bersih No Suap. Sesuatu yang menurut saya pastinya punya alasan yang kuat yang mendasari kampanye ini. Korupsi membuat kualitas menurun dan pelayanan menjadi lambat. Jika ini terjadi pada area yang menguasai hajat hidup orang banyak dan menjadi bahan baku bergeraknya motor ekonomi dan sosial, dipastikan perkembangan negara akan menjadi lambat juga.

Mungkin ini sebagian alasan yang menjadi dasar bapak Nur Pamudji menetapkan PLN bersih No Suap dengan menyajikan langkah-langkah kongkrit yang langsung diterapkan di semua lini BUMN ini. Bahkan secara terstruktur beberapa inisiatif yang telah dilakukan PLN dalam upaya melakukan tindakan anti korupsi yaitu :

  • Membuat sistem pelayanan yang transparan dengan meminimalkan pertemuan tatap muka pelanggan dengan pegawai PLN.
  • Melakukan perubahan aturan pengadaan barang dan jasa.
  • Membuat sistem penanganan keluhan pelanggan
  • Membangun whistler blower system bagi karyawan PLN
  • Memudahkan karyawan yang ingin menyerahkan barang terindikasi gratifikasi
  • Melakukan multi stakeholder forum dengan mendeklarisikan bersama untuk tidak melakukan suap

Boleh saja beberapa Standard Operation Procedure dibuat berdasarkan inisiatif di atas, tetapi inisiatif ini masih melibatkan pihak-pihak yang berhubungan dengan PLN, bisa jadi tetap dengan kepentingan masing-masing dengan cara berkelompok.

Tetapi, dengan melibatkan para blogger untuk bisa menyuarakan komitmen anti-korupsi ini menurut saya  adalah langkah yang paling unik dan sungguh-sungguh. Sebelum menulis, saya sebagai blogger harus yakin dengan kampanye PLN Bersih ini. Pengalaman berhubungan dengan pihak PLN saat ini pun menjadi pembanding dengan PLN di masa lalu.

Perusahaan dimana tempat saya bekerja punya hubungan khusus dengan PLN. Saya bahkan punya seorang direktur yang selalu menyatakan bahwa mengurus apa-apa di PLN harus dengan uang. Kenyataannya saya tidak menemukan itu. Dari Departemen Niaga dan Perencanaan tidak pernah saya mendapatkan ada pernyataan yang saya temui belasan tahun lalu. Semua pekerjaan berlangsung sesuai prosedur dan sangat mudah untuk berkomunikasi dengan pihak PLN.

Saya yang masih menganggap diri sebagai blogger tidak ragu untuk meneruskan niatan kampanye PLN ini. Dan dengan ini pun saya bisa meyakinkan jika terjadi sesuatu di luar komitmen dari inisiatif di atas, saya tidak akan segan menyampaikannya langsung kepada Bapak Nur Pamudji, karena secara pribadi saya pernah bertemu dan dari pernyataan pada saat beliau menyampaikan sambutan sangat tersirat kesungguhannya.

Dengan melihat keadaan sekarang, saya sangat yakin PLN di masa yang akan datang akan mampu benar-benar bersih dari korupsi dan suap. Dukungan saya pribadi dan sebagai blogger dengan tanpa ragu saya tuangkan pada blog ini karena optimisme yang saya rasakan.

PLN sebagai perusahaan penyuplai energi milik negara harusnya memang bersih. Penyediaan infrastruktur yang maksimal akan membuat negara berkembang lebih cepat. Kita tidak ingin melihat perusahaan-perusahaan listrik negara tetangga tiba-tiba masuk dan menjajakan listrik yang murah. Sementara milik sendiri tak terpakai. Sepantasnya kita menggunakan dan memaksimalkan sumber daya sendiri untuk menjadi kuat, sehingga menjadi bangsa yang tangguh.

Oleh karena itu saya Blogger, Saya dukung PLN Bersih No Suap!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *