Politik

Hari ini Supir Taxi Berikutnya Siapa Lagi?

Terkesan pesimis? Iya, saya yakin selama pemerintah tidak secepatnya membuat aturan-aturan yang adil dalam menyikapi perkembangan yang terjadi di masyarakat, kejadian yang sama akan tetap terulang. Seorang teman yang belajar ilmu hukum pernah mengatakan bahwa hukum atau aturan seharusnya berada lebih dulu dari perkembangan budaya yang terjadi di masyarakat. Apa yang terjadi sekarang adalah sebaliknya.… Continue reading Hari ini Supir Taxi Berikutnya Siapa Lagi?

Politik · Renungan

Keterbukaan yang Mendewasakan

“Dulu saya kalau dah dibilang kristen atau china, pasti sudah siap saja ngumpul mau berkelahi bu”   Itu kata pak Arif, supir kantor saat saya dalam perjalanan ke Bandara untuk melaksanakan tugas kantor. Rasis juga nih pikir ku. Saya selalu ngeri sama orang rasis, apalagi sebelumnya saya termasuk memenuhi kriteria yang dikatakannya itu. Dulu juga… Continue reading Keterbukaan yang Mendewasakan

Politik · Renungan · Sehari hari

Ikutan Rusuh!

Huh! rusuh gara gara pertikaian Gubernur DKI dan Politisi di DPRD DKI mengenai aggaran ini rupanya menjalar juga ke group pertemanan saya. Saya suka Ahok, saya menggambarkan dirinya sebagai sosok kesatria yang tidak takut mati, berjuang membela rakyat dan berani dengan segala konsekwensinya. Sangat susah mendapatkan pemimpin daerah seperti itu sekarang. Tetapi saya juga melihat hal-hal… Continue reading Ikutan Rusuh!

Politik

Pilpres dan Pertemanan

Sepertinya kehidupan sosial kita makin dinamis ya. Seorang teman yang mengaku kehilangan respect dengan teman lainnya hanya karena pilihan presiden yang berbeda. Sungguh keras persaingannya. Terus terang saja, saya sudah meng-unfollow beberapa teman di FB, bahkan ada yang saya (tidak sengaja) unfriend gara-gara belum tahu fasilitas unfollow hihi.. begitu pun di twitter. Tombol mute sepertinya… Continue reading Pilpres dan Pertemanan