Motivasi

Buku yang “menyelamatkan” saya

Kalau daeng Rusle bisa punya ATLAS yang menjadikan dia sekarang berada di bagian dunia lain, saya lain lagi. Buku yang paling mempengeruhi hidup saya adalah Berpikir dan Berjiwa Besar karya David J. Schwartz.

Terus terang baru beberapa tahun kemudian baru saya bisa “mengenal” buku ini. Karena buku yang saya baca waktu itu sudah lecek, kertasnya kuning bahkan halaman depannya pun sudah hilang. Saya bahkan tidak tahu siapa yang membeli buku ini, tetapi di saat saya sendiri, sedang tidak merasakan ada teman yang mengerti dan saya malu dengan keadaan hidup saya, buku yang sudah jelek ini menyelamatkan saya.

Kehidupan memang kadang tidak sesuai dengan harapan. Banyakan juga itu merupakan harapan umum, BERPIKIR DAN BERJIWA BESARstereotipe. Bahagia itu harus punya rumah, mobil, suami yang hebat, bertanggung jawab dan anak-anak yang menyenangkan. Dan terus terang saya mencari itu, tapi kenyataannya saya tidak mendapatkan itu.

Saya seperti dihukum oleh orang-orang disekitar saya, dengan pandangan yang menghasihani. Sangat tidak nyaman sehingga setiap saya mau keluar rumah dengan resiko bertemu dengan orang, saya akan berpikir ribuan kali.

Buku yang tak bersampul ini seperti “kitab suci” yang tiba-tiba membuat saya melihat hidup secara berbeda. Semangat saya bangkit dan kepercayaan diri saya pun mulai muncul dari tempat persembunyiannya. Setiap kata dari buku itu seakan-akan doping buat saya. Dan ini lah saya sekarang, menulis tentang apa yang telah mengubah saya.

Semoga lebih banyak buku yang bisa mengisnpirasi orang-orang untuk bisa lebih baik lagi. Terima kasih daeng Ruslee yang karena tulisannya akhirnya saya jadi mengingat kembali buku David ini. Sepertinya saya akan cari lagi di toko buku dan entah itu sudah cetakan ke berapa.

Selamat Hari Buku :*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *