0

Belajar Bahasa Mandarin

Yah ini yang bakal jadi resolusi tahun 2015. Eh keliru, maksudnya bisa bahasa mandarin, kalau belajar mah sudah dari dulu-dulu tapi tidak pernah bisa.

Memang yah untuk mempelajari bahasa itu tidak mudah. Dulu waktu belajar bahasa Inggris saya rasa susah sekali. Akhirnya ngambil kursus intensive dulu di Intensive English Course. Ikut Sunday Meeting pun saya melongo. Alhamdulillah perlahan-lahan akhirnya bisa juga walaupun tetap saja masih kadang tercekat kalau ngomong sama pak W, bule di kantor. Jadinya campur-campur deh bahasanya, Inggris Indonesia 😀

Untuk bahasa Jepang saya memang punya tekad bulat, waktu pertama mau bergabung bekerja di perusahaan Jepang, PT. MII. Saya bilang kalau pun kerjanya sama saja minimal saya harus bisa berbahasa Jepang. Alhamdulillah sekarang jika ke Jepang insha Allah gak akan hilang walaupun baca kanjinya masih terbata-bata.

Nah, kemarin itu saya sudah mulai bergabung dengan perusahaan yang pemilik sahamnya perusahaan dari China. Mengurus Ijin Tinggal Terbatas dari beberapa orang China biasanya saya dibantu dengan interpreter. Cuma pas hari itu dia tidak hadir. Asli saya kebingungan. Orangnya ngomong, saya mengerti tetapi untuk membalas percakapannya malah yang keluar bahasa Jepang, grrrr… ! asli gregetan.

Saya jadi kepikiran gimana yang punya kemampuan bahasa fasih lebih dari satu bahasa yah? Bahasa seharusnya refleks, tidak perlu dipikirkan lagi. Dan itu keluar dengan sendirinya saat kita menyatakan ide. Yah apa boleh buat sepertinya saya harus menetapkan niatan yang sama. Gabung di perusahaan ini harus bisa berbahasa Mandarin.

Bahasa Mandarin bukan hal yang baru bagi saya. Saya pun keturunan Chinese tetapi sayangnya ayah saya yang generasi pertama tiba di Indonesia tidak mengajarkan kami berbahasa Chinese. Kemungkinan karena pernikahan dengan mama yang juga keturunan dan kurang fasih berbahasa Mandarin. Sayang sekali..

Tetapi saya tetap bersyukur, dengan begitu saya tetap bisa sedikit paham jika mendengar percakapan dalam bahasa Mandarin. Tetapi untuk berbicara saya harus berlatih dan memperbaiki pengucapan yang sebenarnya banyak yang tidak benar juga karena dipengaruhi oleh bahasa lokal, Makassar.

Penetapan resolusi ini penting juga agar menjaga semangat saya untuk bisa tetap punya target di tahun yang baru ini. Semoga dapat tercapai, gambarimasu ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *