0

Bahaya Sebuah Rahasia

Seorang wanita cantik dibunuh dan dugaan pembunuhnya adalah suaminya sendiri. Suami dari hasil pernikahan siri, pernikahan rahasia.

Lelaki yang sudah mapan merasa pada batas yang maksimal sepertinya menginginkan petualangan-petualangan baru. Mungkin itu yang dirasakan oleh tersangka. Jabatan tinggi dan kemapanan dalam ekonomi sepertinya butuh disalurkan menjadi bentuk kebahagiaan duniawi.

Wanita sendiri dan dengan tawaran materi dan kemapanan memang jadi lebih mudah terkait pancingan. Terlepas dari apakah benar pembunuhan itu dilakukan oleh sang suami atau bukan ada pelajaran yang bisa diambil khususnya bagi kita perempuan

Dalam agama telah ditetapkan aturannya, jika suami ingin menikah lagi harus mendapat persetujuan isteri pertamanya. Sekarang saya bisa melihat manfaat dari aturan tersebut.  Jika dilakukan dengan restu, si lelaki ini tidak akan merasa terdesak pada kondisi tertentu.

Mungkin sebelum menikah siri memang ada perjanjian lisan, batasan yang dibuat kepada isteri siri-nya dalam usaha untuk tetap menjaga keutuhan keluarga sebelumnya. Benar-benar cuma sebagai pelengkap. Awalnya mungkin tidak masalah. Dari tidak punya apa-apa menjadi ada itu sudah bisa membuat wanita tidak berpikir lebih panjang. Namun lama kelamaan keinginan untuk diakui, mempunyai hak yang sama, dan sebagainya mulai muncul.

Si wanita ini mungkin lupa dengan demikian itu sama saja membuat suaminya terdesak. Dengan resiko akan kehilangan yang utama, dia bisa saja kalap. Mending saya tiadakan saja yang baru. Apa yang dulu dipikir bisa dikontrolnya ternyata sudah bergerak di luar kemampuannya.

Tindakan criminal menjadi pilihan. Dengan uang, menggunakan tangan orang lain untuk membersihkan persoalannya. Tetapi pilihan orang rupanya keliru, amatir dan dengan mudah diungkap motif dari pembunuhan itu. Sangat disesalkan hal yang semula indah, penuh cinta berakhir dengan kehilangan nyawa. Wanita yang dulu melengkapi kebahagiaannya harus dienyahkan dengan sadis.

Sayang sekali, wanita banyak tidak sadar. Lelaki yang tidak berani untuk mengungkapkan hati dan keinginan untuk memperistri secara social adalah lelaki yang pengecut, menurut saya. Jika memang dia benar-benar sayang harusnya dia siap dengan segala resiko, jika tidak cukup kuat untuk menanggung resiko jangan berani sayang.

Analisa abal-abal dari saya yang kebetulan mendengar ulasan tentang pembunuhan seorang wanita cantik yang diduga dibunuh oleh suami hasil dari pernikahan siri nya

Semoga menjadi pelajaran bagi semua, sehingga kita terhindar dari mudarat atau musibah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *